Tips Memilih Investasi Syariah
Tips Memilih Investasi Syariah

Tips Memilih Investasi Syariah

waktubersama.comKeuangan Islam mengacu pada bagaimana bisnis dan individu meningkatkan modal sesuai dengan Syariah , atau hukum Islam. Tips memilih investasi syariah mengacu pada jenis investasi yang diizinkan di bawah bentuk hukum syariah. 

Keuangan Islam dapat dilihat sebagai bentuk unik dari investasi yang bertanggung jawab secara sosial. 

 

Tips Memilih  Investasi Syariah

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih investasi syariah yang sesuai dengan hukum islam.

1. Menggunakan Konsep Gharar

Dalam konteks keuangan, gharar mengacu pada ambiguitas dan penipuan yang berasal dari penjualan barang yang keberadaannya tidak pasti. 

Contoh gharar adalah bentuk investasi. Itu bisa termasuk pembelian premi untuk menginvestasikan sesuatu yang mungkin atau mungkin tidak terjadi. Derivatif yang digunakan untuk lindung nilai terhadap kemungkinan hasil adalah jenis lain dari gharar.

Pembiayaan ekuitas perusahaan diperbolehkan, selama perusahaan tersebut tidak terlibat dalam bisnis terbatas yang dilarang dalam agama islam.

 

2. Kontrak Bagi Hasil (Mudharabah)

Lembaga keuangan Islam mengumpulkan uang investor dan mengambil bagian dari keuntungan dan kerugian. 

Pastikan Anda memilih Lembaga keuangan investasi yang menggunakan kontrak bagi hasil mudharabah sehingga tidak akan muncul kerugian.

Sekelompok reksa dana disaring untuk kepatuhan Syariah telah muncul. Filter mem-parsing neraca perusahaan untuk menentukan apakah ada sumber pendapatan bagi korporasi yang dilarang. Seperti, perusahaan yang memiliki terlalu banyak utang atau terlibat dalam lini bisnis terlarang.

 

3. Lembaga Investasi Kredibilitas

Biasanya, setiap lembaga investasi syariah menawarkan syarat dan ketentuan berhukum islam di awal tetapi ujung-ujungnya tetap memunculkan adanya bunga.

Oleh karena itu, pilihlah lembaga yang memang sudah pasti kredibilitasnya dari berbagai review banyak orang sehingga investasi yang Anda lakukan aman.

 

Investasi yang Diperbolehkan dalam Islam

Beberapa investasi Islam yang diperbolehkan tercantum di bawah ini.

1. Ekuitas

Hukum syariah membolehkan investasi dalam saham perusahaan ( common stock ) selama perusahaan tersebut tidak melakukan kegiatan yang dilarang. Investasi dalam perusahaan dapat berupa saham atau melalui penyertaan langsung ( private equity ).

Cendekiawan Islam telah membuat beberapa konsesi pada perusahaan yang diizinkan, karena sebagian besar menggunakan hutang baik untuk mengatasi kekurangan likuiditas (mereka meminjam) atau untuk menginvestasikan kelebihan uang tunai (instrumen berbunga). 

Satu set filter mengecualikan perusahaan yang memiliki utang berbunga, menerima bunga atau pendapatan tidak murni lainnya, atau memperdagangkan utang lebih dari nilai nominalnya. Penyulingan lebih lanjut dari layar di atas akan mengecualikan perusahaan yang rasio utang/total asetnya sama atau melebihi 33%. 

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Next »

Check Also

Tips Investasi Untuk Pemula-min

Tips Kelola Dana THR untuk Investasi

waktubersama.com – Memanfaatkan dana THR dengan baik maka dapat membuat jalannya perekonomian menjadi lebih aman. …